Hebat! Mendaur Ulang Sampah Kemasan Cangkang Kopi Menjadi Tas, Karpet dan Dompet

- 24 Mei 2024, 11:23 WIB
Mendaur ulang sampah kemasan cangkang kopi menjadi tas, karpet dan dompet kerjasama SMA Guna Cipta dengan komunitas Gerakan Muda Peduli Alam (Gempa) di Desa Cihanjuang Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang
Mendaur ulang sampah kemasan cangkang kopi menjadi tas, karpet dan dompet kerjasama SMA Guna Cipta dengan komunitas Gerakan Muda Peduli Alam (Gempa) di Desa Cihanjuang Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang /PR Sumedang/Syahidin/


PR SUMEDANG - Guna mewujudkan lingkungan yang sehat dan hijau, komunitas Gerakan Muda Peduli Alam (Gempa) di Desa Cihanjuang Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, berkerjasama dengan SMA Guna Cipta memberikan pelatihan dan edukasi agar tercipta lingkungan sekolah dan sekitarnya bebas sampah bahkan menjadi kawasan yang sehat serta bersih.

Kegiatan tersebut bertempat di SMA Plus Guna Cipta, Jalan raya Parakan Muncang Kecamatan Cimanggung Kabupaten Sumedang.

Deki Ismaludin penggiat lingkungan dan juga pengurus Gempa mengatakan, dirinya melakukan penyuluhan edukasi dan advoksi terkait sampah. "Hal itu, dengan mewujudkan sekolah adiwiyata dengan program gerakan peduli dan berbudaya lingkungan di sekolah," tuturnya.

Baca Juga: Keren! Layangan Setinggi Hampir 4 Meter Ini Berhasil Dibuat Anak 10 Tahun dari Keresek Sampah

Salah satu yang diedukasi, lanjut dia, pengelolaan sampah di sekolah dapat teratasi, yakni sampah organik, non organik dan juga B3 (Bahan Beracun dan Berbahaya).
"Kami memberikan contoh, dengan mengolah sampah di sekolah. Seperti halnya mendaur ulah sampah kemasan cangkang kopi menjadi tas, karpet dan dompet. Sehingga dapat dimanfaaatkan untuk tempat duduk hingga menjadi nilai jual," kata Deki.

Siswa peduli lingkungan

Ia mengatakan, ada pun tujuan mengedukasi, untuk mewujudkan para siswa agar peduli dan sadar terhadap lingkungan di dalam kelas dan di sekolah. "Sehingga, dapat membantu peran cleaning service di dalam sekolah serta lingkungan sekolah menjadi bersih," ucapnya.

Menurut dia, pihaknya pun bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Sumedang dalam menjalankan program sekolah adiwiyata. Gempa pun didukung program Desa Bestari dari perusahaan sehinga dapat menjalankan kegiatan tersebut. "Ini dalam rangka kolaborasi mengatasi permasalahan lingkungan di sekolah atau di lingkungan masyarakat," ujarnya.

Baca Juga: Kok Bisa sih! Belatung Maggot Bisa atasi Masalah Stunting dan Sampah? Ini Buktinya

Lebih jauh Deki lebih menjelaskan kegiatan itu pun didukung pihak sekolah SMA Guna Cipta terutama kepala sekolah untuk memberikan edukasi di kelas X dan XI," tuturnya.

Generasi peduli alam dan lingkungan

Sementara Kepala Sekolah Guna Cipta Fadlan Irpan Darmawan menuturkan, pihak sekolah sangat mendukung kegiatan edukasi dan penyuluhan peduli lingkungan dan alam dengan cara menangani sampah. "Diharapkan para siswa punya kesadaran dan tertanam di jiwanya agar menjadi generasi peduli alam dan lingkungan. Kegiatan ini tidak sebatas hari ini saja, tapi berkelanjutan bahkan jadi program sekolah," katanya.

Halaman:

Editor: Adang Jukardi


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah